0307_tentang pemimpin

nemu hadits menarik..

riwayat Abu Daud, dari Siti Aisyah r.a., Rasulullah SAW bersabda: 

“Jika Allah bermaksud menjadikan seorang pemimpin berhasil dalam kepemimpinannya, maka Dia jadikan para pembantunya (baca: para menterinya) orang-orang yang jujur dan tegas. Jika pemimpin itu lupa, mereka mengingatkannya. Dan jika pemimpin itu lurus dan benar, mereka mendukung dan membantunya. Tetapi jika Allah menghendaki kepemimpinan seorang pemimpin itu tidak berhasil, maka para pembantunya (baca: para menterinya) adalah orang-orang yang buruk yang tidak punya integritas. Jika pemimpin itu salah, mereka tidak mengingatkannya. Dan jika benar, mereka tidak mendukungnya”.

subhanallah..

ternyata ada korelasi positif antara kesuksesan seorang pemimpin dengan integritas dan karakter para pembantu (menterinya)..

sepertinya indah ya kalau dalam setiap kepemimpinan terbangun sikap dan budaya kritis dan saling menasehati dalam kebaikan dan ketakwaan..

juga sepertinya indah jika stiap pemimpin memiliki kebesaran jiwa dan kesediaan menerima koreksi dan kritik dari bawahannya,,

seperti apa yang dicontohkan oleh Abu Bakar ketika menjadi khalifah,,

Abu bakar said,,Kalian harus menolong aku apabila aku taat pada Allah dan Rasul-Nya. Sebaliknya, kalian pun harus mengoreksi dan tidak perlu taat kepadaku jika aku maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya”.

maka sikap mereka pun hanya satu, yaitu ingin mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsanya atas dasar nilai-nilai kebenaran agama yang bersifat universal..

*berkaca dengan pemimpin negeriku..kapan ya saatnya tiba??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s