indahnya taman edelweis, boleh dinikmati tidak boleh dipetik


Kali ini tentang indahnya taman edelweis,,

Nama edelweis mungkin udah nggak asing lagi buat para pecinta alam pegunungan,,terutama yg sering naek gunung.. Karena bunga ini hanya mampu tumbuh d ketinggian gunung dan memerlukan sinar matahari langsung (katanya sih begitu,hehe). Bunga yang sering disebut bunga abadi ini seringkali dicari para pendaki untuk jadi ‘oleh2’.. Sebabnya, gak ada istilah ‘layu’ untuk bunga yang satu ini, meskipun ia sudah tidak di pohonnya sekalipun, meskipun sudah mati sekalipun.. yang ada, ia hanya akan mengering dengan bentuk yang tidak berubah.. *aiihh,indah ya😀


Karena indahnya ia, juga karena imej-nya ttg bunga abadi yg menjadi perlambang cinta abadi (beuh,darimana ya imej ini?), gak heran kalo bunga ini diminati banyak orang.. Dan karena itu pula, bunga ini banyak dicari untuk dikeringkan dan dijual sebagai souvenir.. Itulah yang membuat spesies tanaman ini jadi semakin langka.. Di wilayah Gn Bromo- Tengger -Semeru, tanaman ini kabarnya dianggap hampir punah (waduh, serem ya..), sedangkan di Taman Nasional Gn Gede Pangrango, tanaman edelweis ini jd tanaman yg dilindungi karena jumlahnya yang semakin menurun..

Dilarang memetik bunga! mungkin begitu tulisan yang terpampang jelas di setiap taman edelweis,, So, untuk orang-orang yang berhasil membawa edelweis sebagai oleh2, jangan pernah bangga! karena kalian jelas2 telah melanggar aturan,, juga karena kalian telah menjadi salah satu kontributor dalam rangka menjadikan tanaman edelweis punah.. Mau??

Taman edelweis ini mungkin memang indah, tapi ia ditakdirkan untuk hanya dapat dinikmati di tempat.. tidak untuk dipetik dan dibawa pulang.. Karena ia adalah salah satu pemandangan indah bagi para pendaki gunung.. maka kalau ia habis, para pendaki gunung akan kehilangan keindahan yang satu ini.. gak mau kan? Maka, mari belajar untuk tidak egois,, mencintai alam sebagai wujud cinta pada penciptanya..

heemm,, menulis ttg ini sedikit mengobati rinduku untuk ke gunung,, merasakan diri bersatu dengan alam,, mentafakuri ciptaanNya yang begitu indah,, menyadari kecilnya diri di hadapan sang Maha Agung..
dan perasaan menyatu dengan alam itu selalu saya rindukan hingga kini..

-masih pengen bisa mencapai puncak semeru jika Dia memberi kesempatan-🙂

4 thoughts on “indahnya taman edelweis, boleh dinikmati tidak boleh dipetik

  1. tiwik: waahh,,ternyata dijual seharga 10ribu??hiks2..

    tambahan komen yg gak terposting disini;
    kata k fahmi hakim: ‘mereka sedikit berbeda..yang di merbabu, gede, cereme, di merapi sy nemuin aga kemerahan..’
    kata mb dewi dude ramdhania: ‘seseorang bukan pecinta alam kalo sampe bawa oleh2 edelweis..’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s