mengenang tsunami >> aceh – jepang

Music Matters for Japan (Various Artist) – Fix You

When you try your best, but you don’t succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can’t sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can’t replace
When you love someone but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home,
And ignite your bones,
And I will try to fix you,

High up above or down below
When you’re too in love to let it go
But if you never try you’ll never know
Just what you’re worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down your face
And I

Tears stream down your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face
And I

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

*****

26 Desember 2004,, gempa dahsyat berkekuatan 9,1 skala richter mengguncang Aceh serta beberapa negara di sekitar samudra Hindia, disusul gelombang tsunami dahsyat yang memporakporandakan daerah  itu.. menyentak jutaan mata di negeri ini bahkan dunia.. menggugah nilai kemanusiaan siapapun yang menyaksikannya.. hingga jutaan tangan turun memberi bantuan.. Lebih dari dua ratus ribu nyawa diambil seketika saat itu.. Indonesia menangis, dunia pun berkabung..

Maret 2011,, tsunami kembali menghantam bagian bumi ini.. Kali ini di Jepang.. dengan kekuatan gempa yang hampir sama, dan kedahsyatan gelombang tsunami yang tidak jauh berbeda dengan tsunami yang melanda aceh dan sekitarnya.. Bedanya, ada pada penanganan dan jumlah korban. Pada tsunami Jepang ini, jumlah korban yang ada sebanyak 2000 jiwa, bandingkan dengan tsunami Aceh yang menewaskan 200.ooo jiwa. Boleh dibilang, Jepang mungkin lebih siap dalam menghadapi bencana ini..

Ada satu hal menarik lagi menurutku, terkait perbedaan kedua kejadian dahsyat ini.. Yaitu terkait media pemberitaan yang amat berperan penting.

Media pemberitaan Indonesia baik media TV, Koran, majalah dan termasuk beberapa blog lokal,  cenderung memberitakan sisi “merana” akibat bencana tsunami ini. Pemberitaan lokal menyoroti bagaimana manusia yang tercabik-cabik harta dan propertinya akibat tsunami. Foto serta video menunjukkan bagaimana manusia tercampakkan dan tersiksa diberitakan dan ditunjukkan sangat menonjol. Dalam hal ini sisi melow akan terguncang-guncang akibat pemandangan mengenaskan. Hal ini lebih untuk menggugah kesadaran betapa kecilnya manusia didepan alam, dan di depan Tuhan.

Media Jepang, lebih banyak menonjolkan bagaimana kejadian tsunami serta bagaimana mereka mencoba menyelesaikan persoalan bencana  ini. Beberapa blog lokal menunjukkan lingkungan sekitarnya, namun tidak banyak, bahkan sangat jarang yang memperlihatkan manusia yg tercabik oleh bencana ini. Memang, walaupun, terlihat ada seorang yang menangis tetapi tidak dalam ranah mengenaskan. Jepang lebih menonjolkan sisi ketegaran dalam menghadapi ganasnya alam.

Begitulah faktanya, setuju atau tidak kita dengan hal tersebut.. Tapi terlepas dari itu semua, mari kita belajar dari pengalaman kita seburuk apapun itu, serta belajar dari apapun yang baik meski dari pihak lain.. Maka, belajarlah dari Jepang akan kesiapannya menghadapi ‘ujian’, serta sikap gigihnya menghadapi ‘ujian’ tersebut.. Pola pikir dan sikap sungguh berpengaruh terhadap penanganan akan sesuatu.. #intinya, mari belajar dari manapun🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s