just to remind me

#1 > SYUKURKU (Chairil Anwar)

Terimakasih atas waktuMu..
masih berikan kesempatan bernafas sampai hari ini
masih bisa mendengarkan merdunya suara adzan di setiap datang waktu sholat
masih bisa melihat orang-orang yang kusayangi dan menyayangiku
masih bisa merasakan perhatian teman dan sahabat di sekelilingku
masih bisa merasakan panas dan dinginnya udara bumiku
masih bisa merasakan datangnya pagi, siang, sore dan malam hari

Terimakasih atas waktuMu..
masih bisa merasakan nikmatnya sehat dan sakit
masih bisa merasakan nikmatnya makan dan minum
masih bisa merasakan tertawa dan menangis
merasakan sedih, senang, bahagia, marah, kesal, keluh kesah, juga rindu
masih bisa bermimpi apa yang kuinginkan
masih bisa menyimpan sesuatu yang ingin kuingat di hidupku

Terimakasih atas waktuMu..
masih bisa merasakan dan menikmati banyak hal yang kumau
masih bisa mengucap syukur atas setiap nikmat yang kudapat
sampai detik waktu ini

Alhamdulillah

 

#2 > PUISI KEHIDUPAN (Chairil Anwar)

Hari hari lewat, pelan tapi pasti..
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru..
Karena aku akan membuka lembaran baru..
Untuk sisa jatah umurku yang baru..

Daun gugur satu-satu..
Semua terjadi karena ijin Allah..
Umurku bertambah satu-satu..
Semua terjadi karena ijin Allah..

Tapi.. coba aku tengok ke belakang..
Ternyata aku masih banyak berhutang..
Ya, berhutang pada diriku..
Karena ibadahku masih pas-pasan..

Kuraba dahiku..
Astaghfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk..

Kutimbang keinginanku..
Hmm.. masih lebih besar duniawiku..

Ya Allah..
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Masihkah aku diberi kesempatan?

Ya Allah..

Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku..
Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku..

Astaghfirullah..

Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan..
Ijinkan hambaMu ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang..
Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana..
Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana..

Ya Allah, ijinkanlah…

 

#3 > TUJUH TEGURAN – Seven Reprimands (Kahlil Gibran)

Kutegur jiwaku tujuh kali!
Kali pertama: ketika aku mencoba lebih unggul
dengan tak adil memanfaatkan orang yang lemah

Kali kedua: ketika aku berpura-pura pincang
di depan mereka yang lumpuh   

Kali ketiga: ketika diberi pilihan,
aku memilih yang mudah bukan yang sukar

Kali keempat: ketika aku membuat satu kesalahan
kuhibur diriku dengan kesalahan-kesalahan orang lain

Kali kelima: ketika aku lemah karena takut
lalu mengaku diriku tabah dan sabar

Kali keenam: ketika aku mengenakan pakaian pelindung
untuk menghindarkan lumpur Kehidupan

Kali ketujuh: saat aku tegak bernyanyi memuji Tuhan
dan menganggap bernyanyi itu adalah satu kebajikan

(Diterjemahkan oleh Arman Duval dari ‘Mirrors of The Soul’  (Castle Books))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s