dosadosa-doa

“Apabila semua orang di dunia ini taat, akan Allah musnahkan mereka.. dan Allah ganti dengan orang-orang yang berdosa yang kemudian bertaubat”

Ada banyak jalan untuk insyaf, tapi hanya satu tujuan keinsyafan; berhenti total dari segala maksiat. Bahwa dosa, seberat apapun ia, harus bisa ‘pulang’ kembali ke jalan yang benar. Sepanjang dosa itu masih terjadi di dunia, dimana ruang berbuat baik masih terbuka lebar, maka pertaubatan atas dosa apapun, tentu masih terbuka.

Tak perlu menghakimi, karena dosa adalah ‘keseharian’ kita sebagai manusia. Bukan berarti berdosalah setiap hari lalu bertaubatlah setiap saat.. tapi, wajarlah berdosa sesekali sebagai kelumrahan dan kelalaian diri, lalu berkali-kali mengkhidmati nikmatnya bertaubat dan belajar menjadi baik.. Iya, dan menjadi baik itu memang proses tanpa henti.. Krena sebagaimana kita ingin selalu menjadi baik, syaitan pun selalu berupaya membuat kita buruk.. Ah..

Karena dosa nyaris hadir pada setiap jiwa, maka bukankah bertaubat adalah keniscayaan?.. Maka jatuh dalam dosa, kemudian bangkit, kembali jatuh, bangkit lagi.. -meski begitu toh Allah tak pernah bosan kan.. Taubat banyak-banyak ya nak.. selama kau masih diberi kesempatan waktu di dunia ini.. :’) Karena katanya, amal shalih dapat menghapus dosa, sebagaimana air memadamkan api.. Duhai Allah.. T.T

*sekedar reflective sharing pasca baca buku “Yang Gak Dosa Dilarang Baca” karya Agus Idwar.. (dan saya baca karena ngerasa banyak dosa)

3 thoughts on “dosadosa-doa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s