Kantor baruu!

Ada apa dibalik rel kereta layang antara stasiun Gambir – Gondangdia? Yang di bawahnya ada jalan tikus nan gelap-sepi dimana sang satpam kedubes amiriki berjaga di kedua ujung jalan. Yang menurut cerita seorang kawan yang kebetulan berjilbab lebar, pernah sekali waktu ia tak diperbolehkan lewat sana meski banyak orang lalu lalang tanpa ada yang larang. Haha.. what do u think about it? :p Ini adalah pemandangan baru yang bisa saya nikmati di kantor saya yang baru.. Gedung Pupuk Kaltim. Jadi ceritanya, saya dan kawan2 se-divisi resmi pindah dari Kebon Sirih 57 ke Kebon Sirih 6A sejak sekitar 2 minggu lalu. Kembali ke rel kereta layang, dari depan mushola gedung yang saya tempati sekarang, saya bisa melihat bahwa di bawah rel kereta layang itu ada pintu gerbang besar menuju gedung kedubes amiriki, yang kalau saya perhatikan lagi, kalaupun seseorang berhasil masuk pintu itu, masih ada 2 pintu lagi yang harus ditembus seseorang jika ingin masuk gedung utama. Selamat!😀

View arah Kedubes

View arah Kedubes

Rel Kereta Layang Dibalik Pepohonan

Rel Kereta Layang Dibalik Pepohonan

Lagi-lagi dari sebuah sudut di lantai 2 Gedung Pupuk Kaltim, saya seringkali suka memandangi kereta yang kebetulan lewat di rel kereta layang, yang tertutup pepohonan bambu. Berasa bukan di Jakarta.😀 Atau sesekali memperhatikan aktivitas di kedubes amiriki; pintu gerbang besar dan berlapis-lapis, atap rumah ala Belanda-Amerika yang eksotis.. cantik😀

Sambil sesekali nyeracau bebas dengan si teman kubik.. memandangi beton rel kereta layang, si satpam penjaga, juga gedung kedubes dan isinya lalu berkicau;

“semua tata letak bangunan ini nampak penuh konspirasi ya, si rel beton ini jangan2 emang sengaja dibuat begini untuk ngalangin si gedung kedubes, biar gak ada sniper yang nembak dari jauh” :p

“bisa jadi, dan kita yang daritadi ngeliatin sambil nunjuk2 ke gedung kedubes amiriki ini juga jangan2 lagi dipantau via cctv.. siap2 ditembak kalo macem2”

“haha.. buat mereka, pelurunya jauh lebih berharga dari nyawa kita kalii..”

“btw, pak satpam yang berdiri sepanjang hari di kedua ujung jalan tikus itu jobdesc-nya apa ya selain ngejagain tempat yang sebenernya gak perlu dijagai? ah, absurd..”

Apa yang menyebabkan kekhawatiran dan ketakutan yang berlebihan itu? Hingga mereka harus mengeluarkan cost besar untuk sesuatu yang tak perlu.. Sungguh tak enak..

Hehe, terlepas dari itu, saya senang pindah ke sini. The whole package-nya emang lebih oke kayaknya. Dari sisi gedung, dengan pindah gedung ini saya jadi ngerasa ada di “kantor beneran”, karena kalo di Kebon Sirih 57 itu berasanya ada di rumah yang dijadiin kantor. :p Yang kedua, mushola-nya. Saya selalu suka sama mushola atau masjid yang tempat wudhu perempuannya bersahabat, memungkinkan kita untuk gak perlu pake kaos kaki lagi setelah wudhu menuju tempat sholat. Dan di sini, alhamdulillah modelnya begitu, buka pintu mushola kita langsung menemui tempat wudhu, trus ruangan selanjutnya langsung tempat sholat perempuan yang tertutup, plus kaca yang gede. Bener2 nyaman deh, kalo mau gugulingan sebentar pas istirahat juga bisa banget, tapi sayangnya saya gak bisa,, hihii..

Selanjutnya, pemandangan yang saya ceritakan di awal tadi.. dengan tambahan suara kereta yang terdengar dari dalam ruang kerja.. Masih tentang suasana, entah kenapa sejak pindah ini suasana kerja jadi lebih damai dan tanpa “polusi” :p Alhamdulillah-nya kawan2 divisi saya auranya positif semua.. Jadi lebih positif suasananya.. :) Dan itu ternyata ngaruh banget ke mood kita. Trus enaknya lagi, sejak pindah ke PKT, saya jadi bisa duduk di 502, dan selalu bisa naik kereta yang jam 17.45.. Alhamdulillah..

Kantor baru, suasana baru, semoga pula jadi energi baru,, Bismillah..🙂

11 thoughts on “Kantor baruu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s